Uncategorized

Berbenah dari Tsunami. Ini Dia 3 Destinasi Wisata Terbaik di Aceh

TempatWisata.club, Jakarta – Selain kaya akan potensi wisata alam, kota Aceh juga memiliki banyak potensi kekayaan lainnya. Berikut ini beberapa destinasi wisata menakjubkan di provinsi Aceh yang sayang bila sampai dilewatkan.

Berwisata ke Aceh dipercaya bisa memberikan sensasi berlibur yang berbeda dan sangat menyenangkan. Selain kaya akan potensi wisata alam, kota serambi mekah itu juga memiliki banyak potensi kekayaan lainnya, seperti sumber daya alam, sumber daya manusia, sejarah dan budaya. Berikut ini beberapa destinasi wisata menakjubkan di provinsi Aceh yang sayang bila sampai dilewatkan.

1. Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh dibangun oleh pemerintah, khususnya Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias untuk menjadi lembaga pembelajaran dan mitigasi bencana bagi warga di Aceh, sekaligus untuk mengenang korban bencana yang terjadi di penghujung tahun 2004 yang silam.

Baca Juga : Negara di Eropa yang Aman Dikunjungi di Tengah Pandemi, Bro!

Di museum ini, lo bakal melewati lorong yang temaram dan lembab. Lorong itu adalah lorong tsunami atau yang kerap disebut dengan ‘space of fear’, yang menggambarkan kecemasan dari masyarakat yang terdampak ketika tsunami datang. Selain itu, lo juga bisa melihat sumur doa, yaitu ruangan yang berisi nama-nama ribuan korban yang menjadi korban bencana alam dan pada puncak sumur akan terlihat tulisan kaligrafi dengan bacaan Allah, yang mengingatkan bahwa kekuasaan Sang Maha Pencipta itu tidak ada tandingannya. Serta ruang kenangan, lorong cerobong, dan jembatan harapan.

2. Pantai Lampuuk

Aceh juga mempunyai pantai pasir putih dengan pemandangan yang eksotis yaitu pantai Lampuuk. Di Pantai ini lo bisa merasakan deburan ombaknya atau mengabadikan keindahannya dengan berfoto. Waktu yang direkomendasikan ke pantai ini adalah waktu sore hari. Karena lo bisa merasakan momen yang istimewa ketika melihat indahnya golden sunset sambil menyantap hidangan laut yang disediakan di warung makan sekitar pantai lampuuk. Tak hanya itu, lo juga bisa berkunjung ke tempat konservasi penyu yang hanya dilakukan pada saat-saat tertentu. Di sini lo bisa melihat sejumlah tukik atau anak penyu yang ditampung di kolam kecil di salah satu sisi area ini. Jika beruntung, lo bisa melepas tukik ke laut ketika mereka dianggap sudah cukup mampu bertahan di alam bebas.

3. Taman Sari Gunongan

Taman Sari Gunongan merupakan hadiah persembahan dari Sultan Iskandar Muda untuk permaisurinya, yaitu Putri Kamaliah (Putroe Phang) dari Negeri Pahang, Malaysia. Persembahan tersebut dimaksudkan sebagai simbol cinta dan kesungguhan raja untuk permaisurinya, seperti di Taj Mahal, India. Taman Sari Gunongan terletak di dalam kompleks Taman Sari Bustanussalatin Banda Aceh yang dilalui oleh Sungai Krueng Daroy. Lokasi bangunan ini berada sekitar 100 meter bersebarangan dengan kompleks pemakaman prajurit Belanda, Kerkhof Peutjoet, dan Museum Tsunami Aceh.

Baca Juga : Bosan Wisata Alam yang Monoton? Yuk, Terapin Ekowisata Sambil Melihat Sederet Hewan Langka di Indonesia!

Bangunan ini dulunya merupakan tempat istimewa bagi Sang Permaisuri untuk menyepi dan menuntaskan kerinduannya pada kampung halaman tercinta, dimana bentuk dari taman ini dibuat mirip seperti perbukitan di Negeri asalnya, Pahang, Malaysia. Bangunan Gunongannya sendiri terdiri dari tiga tingkat dengan warna serba putih yang menakjubkan. Pada bagian belakang taman sari terdapat bangunan persegi yang dinamakan Kandang. Kandang merupakan makam dari Sultan Iskandar Thani. Sedangkan di bagian depan terdapat batu yang menjadi tempat penobatan Sultan Aceh.